14 Orang Diamankan Kepolisian Pasca Aksi Ricuh & Anarkis di BP Batam

oleh -2479 Dilihat

Batam – Massa yang tidak puas dengan pernyataan Kepala BP Batam dan Kapolresta Barelang soal tuntutan mereka dan masalah relokasi, pecah dalam aksi di BP Batam. Dalam kerusuhan tersebut, 12 orang polisi terluka dan 14 orang diduga terlibat dalam insiden tersebut diamankan oleh aparat kepolisian.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Ada 14 orang yang diamankan. Semua dari mereka hadir saat aksi berlangsung dan saat terjadi kericuhan.” kata Tri Nuryanto.

Sebanyak 14 orang yang diamankan telah diangkut dengan menggunakan mobil tahanan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polresta Barelang.

Aksi demonstrasi yang melibatkan ribuan warga Melayu di depan Kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam dimulai secara damai tetapi berubah menjadi kerusuhan pada Senin, 11 September 2023, sekitar pukul 12.30 WIB.

Dilansir dari inibatam.co.id, sekelompok massa menerobos masuk dari arah gerbang samping Kantor BP Batam dekat Alfamart dan melemparkan batu serta kayu yang mengakibatkan pecahnya kaca-kaca kantin BP Batam.

Sebelumnya, dalam aksi demonstrasi di depan Kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, kericuhan terjadi karena lemparan batu dari sekelompok massa ke kantor BP Batam.

Aparat kepolisian berhasil mengendalikan situasi yang mulai memanas sekitar pukul 13.30 WIB.

Dua orang yang diduga sebagai provokator telah diamankan. Kedua individu ini dituduh melakukan pengoroyokan terhadap seorang personel Polresta Barelang.

Meskipun situasi telah terkendali oleh aparat kepolisian, sebagian dari massa peserta aksi demonstrasi masih belum membubarkan diri.

Beberapa di antara mereka terlihat duduk-duduk di sekitaran Bundaran depan Kantor BP Batam arah Hotel Santika, serta di depan Kantor Jasa Raharja dan Kantor Pos Batam Center.